Eric Cantona Raja Premier League

Posted by

Pemain sepakbola bernama lengkap Eric Daniel Piere Cantona ini terlahir di Marseille Prancis pada 24 Mei 1966. Cantona menjadi salah satu pemain legendaris di timnas Perancis. Eric Cantona juga seorang legenda Manchester United (MU). Cantona menjadi idola setelah 15 tahun mengabdi bersama setan merah. ESPN menjulukinya sebagai raja Liga Premier Inggris. Cantona menlakoni karier sepakbolanya sebagai kiper di klub lokal SO Caillolais. Cantona mencoba mengikuti jejak sang ayah yang juga seorang kiper. Namun insting dan kreativitas yang dimiliki Cantona membuat dirinya menjadi seorang penyerang. Sementara karier profesionalnya diawali dari klub Auxerre. Cantona baru bisa bermain di klub tersebut setelah berlatih selama 2 tahun. Pada awal-awal debut profesionalnya, Cantona langsung menyita perhatian para penggemar sepakbola, saat timnya pada 5 November 1983 mengandaskan Nancy dengan skor 4-0.

Eric Cantona

Setahun kemudian (1984) Cantona harus istirahat sebentar dari dunia sepakbola lantaran mengikuti wajib militer. Dan ketika kembali ke dunia sepakbola, Cantona dipinjamkan oleh klubnya ke klub divisi 2 Prancis. Namun Cantona segera bisa kembali ke Auxerre usa dirinya mampu tampil gemilang. Cantona sangat dikenal sebagai pemain yang tempramental tinggi. Sikap bengalnya tidak hanya ditunjukkan kepada lawan-lawannya, namun juga kawan setimnya. Yang paling mencengangkan yaitu ketika Cantona menghajar Bruno Martini rekan satu klubnya tepat di muka. Cantona juga melakukan tackle kasar & berbahaya kepada Michel De Zakarian dari klub Nantes. Pada tahun 1989 saat melakoni pertandingan persahabatan melawan Torpedo Moscow, Cantona juga dengan sengaja menendang bola ke arahtribun penonton dan membuang kasusnya akibat tak terima diganti. Karena sifat kasarnya tersebut Cantona sering pindah klub.

Cantona pertama kali dipinjamkan ke Bordeaux, Mantpellie dan akhirnya ke Leeds United. Saat membela Leeds, Cantona bermain sangat menawan dengan mencetak 3 gol pada kejuaraan Charity Shield ketika melawan Liverpool pada tahun 1992. Cantona membawa Leeds unggul 4-3. Ia juga berperan penting ketika timnya menghajar Tottenham Hotspor lewat skor telak 5-0. Sejak saat itu perannya di tim terasa sangat vital. Cantona berada pada puncak kariernya saat Dirinya bergabung bersama Manchester United pada tahun 1992. Perannya di Manchester United sangat luar biasa, bukanya hanya menjadi striker, namun juga sebagaI playmaker. Di MU, Cantona juga tak lepas dari masalah. Di tahun 1995, Cantona dihukum 9 bulan tak boleh bermain karena melayangkan “tendangan kungfu” kepada fans Crystal Palace karena mengejeknya. Tendangan kungfu kembali dilakukannya 17 tahun usai itu, yakni ketika MU kalah dari Mancester City pada piala FA 2011-2012. Saat itu Cantona kesal & menendang meja hingga hancur di sebuah cafe. Ketika membela MU, Cantona sempat diistirahatkan dalam beberapa pertandingan, namun pelatih MU Alex Ferguson masih percaya padanya. Puncaknya yaitu Cantona dipercayakan menjadi kapten saat final FA cup 1996 dengan menggantikan Steve Bruce yang cedera. Hasilnya, MU berhasil menjuarai piala tersebut setelah mengalahkan Liverpool.

Saat bermain sepakbola, Cantona mempunyai ciri khas sendiri denga menegakkan kerah bajunya. Gaya berpakaian yang sampai saat ini masih sering dipakai para tifosi setan merah. Cantona kemudian pensiun dari sepakbola pada tahun 1997. Pensiun dari sepakbola, Eric Cantona putar haluan dengan mencoba peruntungan di seni peran. Hal yang kemudian membuat Cantona menjadi seorang aktor film profesional. Kariernya di dunia peran telah dibangun 2 tahun sebelum Cantona gantung sepatu yaitu pada tahun 1995. Ketika itu Cantona bermain di film komedi Happines is in the Field. Cantona semakin dikenal saat bermain di film pemenang Academy Award, Elizabeth tahun 1998.

Popularitas Cantona di dunia sepakbola lalu difilimkan yang berjudul Looking for Eric (2009) dengan sutradara ken Loach. Cantona juga bermain di film aksi Switch. Dalam film ini, Cantona berperan menjadi detektif Forgeat yang mencari seorang gadis yang hilang. Eric Cantona juga menarik perhatian publik saat mencalonkan diri menjadi Presiden Prancis pada April 2012 lalu, meski akhirnya Cantona kalah pada pemilihan tersebut. Untuk menjadi orang nomor 1 di Prancis, Cantona harus memperoleh dukungan minimal dari 500 pejabat yag telah terpilih, sesuatu yang kemudian tidak dapat diraih Cantona. Sebelumnya Cantona juga membuat geger melalui pernyataan & seruannya yang menghimbau agar rakyat Prancis menarik kas dengan cara tunai beramai-ramai di bank supaya bank yang korup bangkrut. Namun seruan tersebut dihiraukan oleh masyarakat Prancis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *